{ "@context": "https://schema.org", "inLanguage": "id" } window.dataLayer = window.dataLayer || [];function gtag(){dataLayer.push(arguments);}gtag('js', new Date());gtag('config', 'G-85RT31DYVF', {} );window.dataLayer = window.dataLayer || [];function gtag(){dataLayer.push(arguments);}gtag('js', new Date());gtag('config', 'G-85RT31DYVF', {} );

FDA adalah badan yang menetapkan dan mengelola regulasi cGTP di Amerika Serikat. Divisi CBER (Center for Biologics Evaluation and Research) bertanggung jawab atas pengawasan standar ini dan melakukan inspeksi fasilitas untuk memastikan kepatuhan. Pelanggaran cGTP dapat menghasilkan sanksi hukum yang serius.

WHO (World Health Organization)

WHO mengeluarkan panduan tentang kualitas dan keselamatan sel dan jaringan untuk negara-negara berkembang, dengan prinsip-prinsip yang sejalan dengan cGTP.

AABB (Association for the Advancement of Blood & Biotherapies)

AABB menyediakan program sertifikasi internasional untuk fasilitas yang menangani darah, sel, dan produk jaringan. Standar AABB sebagian besar menggabungkan prinsip cGTP dan sering diterima sebagai bukti kepatuhan cGTP.

FACT (Foundation for Accreditation of Cellular Therapy)

FACT menyediakan akreditasi untuk fasilitas terapi sel dan transplantasi sel punca hematopoietik, dengan persyaratan yang sejalan dengan atau melebihi cGTP.

Badan Regulasi Nasional Lainnya

Di Jepang, PMDA (Pharmaceuticals and Medical Devices Agency) menerapkan standar serupa. Di Eropa, EMA (European Medicines Agency) juga menetapkan standar kualitas yang serupa. Ini menunjukkan bahwa prinsip cGTP telah menjadi standar global dalam penanganan sel dan jaringan biologis.